Jumaat, 23 September 2011

Penghuni Surga Itu 
Adalah Seorang Ibu 
Itulah Ibu Kita
(Siti Hawa)
Nurul Lyana IIzati
(anakku)
Dari Penulis

Masa usia setahun , ibu suapkan makanan dan memandikan kita. Cara kita ucapkan terima kasih kepadanya hanyalah dengan menangis sepanjang malam. Saat usia 2 tahun, ibu mengajar kita bermain. Kita ucapkan terima kasih dengan lari sambil tertawa terkekeh-kekeh apabila dipanggil. Ketika usia 3 tahun, ibu menyediakan makanan dengan penuh kasih sayang.Kita ucapkan terima kasih dengan menumpahkan makanan.
 
Masuk usia 4-5 tahun, ibu belikan pensil warna dan pakaian. Kita ucapkan terima kasih dengan menconteng dinding dan bergolek atas lantai kotor. Saat usia 6 tahun, ibu memimpin tangan kita ke Tadika.Kita ucapkan terima kasih dengan menjerit," Tak mahu! Tak mahu !". Ketika usia 7 tahun, ibu belikan sebiji bola, kita ucapkan terima kasih dengan memecahkan cermin rumah jiran. Setelah usia 8-9 tahun, ibu menghantar kita ke sekolah, kita ucapkan terima kasih dengan ponteng sekolah. Di usia 10-11 tahun, ibu menghabiskan masa sehari suntuk dengan kita, kita ucapkan terima kasih dengan tidak bertegur sapa dan asyik bermain dengan kawan.

Menjelang usia 13 tahun, ibu suruh pakai pakaian menutup aurat, kita ucapkan terima kasih dengan memberitahu bahawa pakaian itu ketinggalan zaman. Ketika menjangkau 18 tahun, ibu menangis apabila tahu kita di terima masuk universiti , kita ucapkan terima kasih dengan bersuka ria bersama kawan-kawan. Menjelang usia 20 tahun, ibu bertanya apakah kita ada teman istimewa, kita katakan,...." itu bukan urusan
ibu.
 
 Setelah usia 25 tahun, ibu bersusah payah menanggung perbelanjaan perkawinan kita, ibu menangis dan memberitahu bahawa dia sangat sayangkan kita, tanda kita ucapkan terima kasih dengan pindah jauh darinya. Ketika usia 30 tahun, ibu menelefon memberi nasihat mengenai penjagaan bayi, kita dengan megah berkata,... " itu dulu, sekarang zaman moden". Ketika usia meningkat 40 tahun, ibu menelefon mengingatkan tentang kenduri di kampung, kita berkata, "kami sibuk...tak ada masa nak datang". Menjelang usia 50 tahun, ibu jatuh sakit dan meminta kita menjaganya. Kita bercerita tentang kesibukan dan kisah-kisah ibu bapa yang menjadi beban bagi anak-anak. Dan kemudian suatu hari...kita mendapat berita ibu meninggal, khabar itu mengejutkan.... dalam linangan air mata, segala perbuatan terhadap ibu muncul dalam ingatan satu persatu....
 
Saat di taman kanak-kanak, ibu menghantar hingga masuk ke dalam kelas,ibu perlu menunggu di sebelah sana. Aku tak peduli sebanyak manapun pekerjaannya di rumah, aku tak perduli hujan, panas atau rasa bosannya ketika menunggu. Aku senang ibu menungguku sampai lonceng berbunyi. Setelah besar, aku sering meninggalkannya bermain dengan teman-teman dan berseronok.Tak pernah aku menemani ibu ketika sakit, ketika ibu memerlukan pertolongan aku tak pernah ada. Masuk alam remaja, aku sering merasa malu berjalan bersama ibu. Pakaian dan dandannyaku anggap kuno dan tak serasi dengan penampilanku. Bahkan sering kali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu dua meter di depannya agar orang tak menyangka aku ersamanya... malu!..
 
Padahal ibu yang menjagaku sejak kecil, tak pernah memikirkan penampilannya, tak pernah membeli pakaian baru , apalagi perhiasan baru untuknya tapi ibu gunakan untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku kelihatan cantik. Ibu mengangkat tubuhku ketika aku jatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis.
 
Mulai masuk di Intitut pengajiaan tinggi, aku makin jauh dengannya. Aku pintar dan cerdas sering kali menganggap ibu orang bodoh dan tak mengerti apa-apa. Ibu yang ku anggap bodoh, tak berwawasan , tak mengerti apa-apa, dan bukan orang berpendidikan, doa di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya tak pernah terhenti sedetikpun untuk anak-anaknya. Semua kenangan itu muncul satu persatu di fikiranku. Dalam linangan air mata yang sudah terlambat, terus mengalir kedukaan dan penyesalan. Dan anda sekarang yang masih mempunyai ibu disamping jangan menjadi seperti aku....seperti ku dulu, memilih untuk memberikan perhatian padanya nanti,tapi sudah terlambat.Benar bahawa kasih Ibu kepada anaknya tak terbatas.....pengorbanan ibu jika dihitung takkan terbalas oleh seorang anak..
 

Sabtu, 17 September 2011

Manusia Harus Banyak 
Belajar Mengenai Sebuah Kehidupan
Jangan Putus Mencari Rahmatnya
Dari Penulis
'Inilah nasihat amat besar kepada manusia 
kalau inilah mendalami sebuah kehidupan'

Suatu hari Nabi Musa As. berpidato di hadapan kaumnya yaitu Bani Israil. Nabi Musa As. menyampaikan nasihat yang melunakkan hati dan membuat air mata bercucuran. Begitulah para Nabi manakala mereka memberi nasihat. Nasihat mereka melunakkan hati yang keras dan melecut jiwa yang malas. Hal itu karena hati dan jiwa mereka dipenuhi dengan rasa takut dan cinta kepada Allah Swt. Mereka diberi kemampuan untuk menjelaskan dan dikaruniai dengan ilmu yang banyak.
Banyak orang ketika mereka mendengar orasi dari para orator ulung sampai terkagum-kagum. Terlebih jika mereka adalah Nabi-Nabi Allah. Setelah Nabi Musa As. menyelesaikan khutbahnya, dia diikuti oleh seorang laki-laki yang meninggalkan tempat perkumpulan. Laki-laki ini bertanya kepada Nabi Musa As., "Apakah di bumi ini terdapat orang yang lebih alim darimu?" Nabi Musa As. menjawab, "Tidak."
Nabi Musa As. adalah salah seorang Rasul yang mulia. Dia termasuk dari lima Rasul yang digelari Ulul Azmi. Nabi Musa As. menempati urutan ketiga diantara para Nabi dan Rasul yang mendapat gelar Ulul Azmi. Nabi Ibrahim As. berada di urutan kedua dan Nabi Muhammad Saw. di urutan pertama. Nabi Musa As. adalah Kalimullah (Nabi yang berbincang dengan Allah). Allah Swt. memberinya kitab Taurat yang berisikan cahaya dan petunjuk. Allah Swt. mengajarkannya banyak ilmu. Akan tetapi, seberapapun tingginya ilmu seorang hamba, dia haruslah tetap bertawadhu kepada Tuhannya. Jika dia ditanya dengan pertanyaan seperti itu, semestinya dia menjawab, "Wallahu a'lam." Seberapa pun ilmu yang dimiliki oleh seseorang tetaplah tidak ada bandingannya dibandingkan dengan ilmunya Allah Swt.
Allah Swt. mencela Nabi Musa As. yang tidak mengembalikan ilmu kepada-Nya. Allah Swt. mewahyukan kepadanya, "Ada, ada yang lebih alim darimu. Aku mempunyai seorang hamba di tempat bertemunya dua laut. Dia memiliki ilmu yang tidak kamu miliki." Manakala Nabi Musa As. menyimak hal itu, dia pun bertekad ingin menemui hamba shalih tersebut untuk menimba ilmu darinya. Nabi Musa memohon kepada Allah Swt. agar menunjukkan tempat keberadaannya. Allah Swt. memberitahu bahwa dia berada di tempat bertemunya dua laut. Allah Swt. memerintahkan Nabi Musa As. supaya membawa serta ikan yang telah mati. Musa akan menemukan hamba shalih itu di tempat di mana Allah Swt. menghidupkan ikan itu. Nabi Musa As. berjalan dengan seorang pemuda temannya menuju tempat bertemunya dua laut.
Dia meminta kepada si pemuda agar memberitahu jika ikan itu hidup. Keduanya sampai di sebuah batu di pantai. Nabi Musa As. berbaring di balik batu untuk beristirahat karena perjalanan panjang yang membuatnya letih. Di tempat itulah ikan itu bergerak- gerak di dalam keranjang. Dengan kodrat Allah Swt. ia hidup, melompat ke laut, membuat jalan yang terlihat jelas. Maka airnya berbentuk seperti pusaran, dan Allah Swt. menahan laju air dari ikan tersebut.
Si pemuda melihat ikan yang hidup itu, tetapi dia tidak menyampaikannya kepada Nabi Musa As. karena dia sedang tidur. Setelah terbangun, dia lupa menyampaikan perkara ikan tersebut kepada Nabi Musa As. Pemuda itu belum teringat kecuali setelah keduanya pergi dari tempat itu. Pada hari itu dan pada malam itu keduanya terus berjalan.
Pada hari berikutnya, ketika waktu makan siang telah tiba, Nabi Musa As. meminta pemuda itu untuk menghidangkan makan siang mereka berdua. Makanan mengingatkan pemuda itu kepada ikan, maka dia pun menyampaikan perkara ikan tersebut kepada Nabi Musa As. Ikan itu telah lompat pada saat keduanya beristirahat di batu kemarin. Perjalanan keduanya cukup mudah. Keduanya melewati tempat yang ditentukan, hingga kelelahan. Nabi Musa As. dan temannya berjalan berbalik menyusuri jejak semula yang telah mereka lalui, demi menuju ke batu tempat mereka beristirahat. Laki-laki yang dicari oleh Nabi Musa As. berada di sana di tempat di mana ikan itu lepas. Sampailah keduanya di batu itu. Keduanya mendapati seorang hamba shalih sedang berbaring di atas tanah yang hijau tertutup oleh kain, ujungnya di bawah kakinya dan ujung lainnya di bawah kepalanya.
Nabi Musa As. langsung memberi salam, "Assalamu'alaikum." Sepertinya daerah itu adalah daerah kafir. Oleh karenanya, hamba shalih tersebut merasa sangat aneh mendengar salam di daerah itu. Dia menjawab, "Dari mana salam di bumiku." Kemudian hamba shalih itu bertanya siapa Musa. Nabi Musa As. memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan maksud kedatangannya. Dia datang untuk menyertainya dan belajar ilmu yang berguna darinya.
Hamba shalih itu berkata mengingkari perjalanan Nabi Musa As. kepada dirinya, "Apa kamu tidak merasa cukup dengan apa yang ada dalam kitab Taurat dan kamu diberi wahyu?" Kemudian hamba shalih itu menyampaikan bahwa ilmu mereka berdua berbeda, walaupun sumber keduanya adalah satu. Hanya saja, masing-masing mempunyai ilmu yang berbeda yang Allah Swt. khususkan untuknya. "Wahai Musa, sesungguhnya aku memiliki ilmu yang Allah ajarkan kepadaku yang tidak kamu ketahui. Kamu juga mempunyai ilmu yang Allah ajarkan kepadamu yang tidak Allah ajarkan kepadaku."
Nabi Musa As. meminta agar diizinkan untuk menyertainya dan mengikutinya. Dia menjawab, "Kamu tidak akan bisa bersabar bersamaku." Nabi Musa As. pun berjanji akan sabar dengan izin dan kehendak Allah Swt. Hamba shalih itu mensyaratkan atas Nabi Musa As. agar tidak bertanya tentang sesuatu sampai dia sendiri yang nanti akan menjelaskan dan menerangkannya.
Nabi Musa As. dan Nabi Khidhir As. berjalan di pantai. Keduanya hendak menyeberang ke pantai yang lain, dan mendapatkan perahu kecil yang akan menyeberangkan para penumpang di antara kedua pantai. Orang-orang sudah mengenal hamba shalih itu, maka mereka menyeberangkannya bersama dengan Nabi Musa As. ke pantai seberang secara gratis.
Nabi Musa As. dan Nabi Khidhir As. melihat seekor burung yang hinggap di pinggir perahu. Burung itu mematok air dari laut sekali, maka hamba shalih berkata kepada Nabi Musa As., "Demi Allah, ilmumu dan ilmuku dibandingkan dengan ilmu Allah hanyalah seperti yang dipatokkan burung itu dengan paruhnya dari air laut."
Ketika keduanya berada di atas perahu, Nabi Musa As. dikejutkan oleh Nabi Khidhir yang mencopot sebuah papan kayu dari perahu itu dan menancapkan patok padanya. Nabi Musa As. lupa akan janjinya, dengan cepat dia mengingkari.
Pengrusakan di bumi adalah kejahatan, yang lebih jahat jika dilakukan kepada orang yang memiliki jasa kepadanya, "Mengapa kamu melubangi perahu itu yang akibatnya kamu menenggelamkan penumpangnya? Sesungguhnya kamu telah berbuat suatu kesalahan besar." (QS. Al-Kahfi: 71). Di sini hamba shalih itu mengingatkan Musa akan janjinya, "Bukankah aku telah berkata, 'Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sabar bersama denganku." (QS. Al-Kahfi: 72). Pertanyaan Nabi Musa As. yang pertama ini dikarenakan dia lupa, sebagaimana hal itu dijelaskan oleh Rasulullah Saw.
Nabi Musa As. dan Nabi Khidhir terus berjalan. Nabi Musa As. dikejutkan oleh Nabi Khidhir yang menangkap anak kecil yang sehat dan lincah. Nabi Khidhir menidurkan dan menyembelihnya, memenggal kepalanya. Di sini Nabi Musa As. tidak sanggup untuk bersabar terhadap apa yang dilihatnya. Dengan tangkas dia mengingkari, sementara dia menyadari janji yang diputuskannya. "Mengapa kamu membunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang munkar." (QS. Al-Kahfi: 74)
Pengingkaran Nabi Musa As. dijawab oleh hamba shalih itu dengan pengingkaran, "Bukankah sudah aku katakan bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat bersabar bersamaku?" (QS. Al-Kahfi: 75)
Di sini Nabi Musa berhadapan dengan kenyataan yang sebenarnya, bahwa dia tidak mampu berjalan menyertai laki-laki ini lebih lama lagi. Nabi Musa tidak kuasa melihat perbuatan seperti ini dan diam. Hal ini kembali kepada dua perkara. Pertama, tabiat Nabi Musa. Nabi Musa dengan jiwa kepemimpinan yang dimilikinya sudah terbiasa menimbang segala sesuatu yang dilihatnya. Dia tidak terbiasa diam jika menyaksikan sesuatu yang tidak diridhainya.
Dan kedua, dalam syariat Nabi Musa, pembunuhan seorang anak adalah sesuatu kejahatan. Bagaimana mungkin Nabi Musa tidak mengingkarinya, siapa pun pelakunya. Dalam hal ini Musa mengakui kepada hamba shalih tersebut. Musa memohon kesempatan yang ketiga dan yang terakhir. Jika sesudahnya Nabi Musa bertanya, maka dia berhak untuk meninggalkannya.
Keduanya lantas berjalan, hingga tibalah di sebuah desa yang penduduknya pelit. Nabi Musa dan Nabi Khidhir meminta kepada mereka hak bertamu. Namun mereka berdua hanya mendapatkan penolakan dari mereka. Walaupun demikian, Nabi Khidhir memperbaiki tembok di desa itu yang miring dan hampir roboh. Ini perkara yang aneh. Mereka menolak menerima keduanya sebagai tamu, tapi hamba shalih ini memperbaiki tembok mereka dengan gratis.
Di sini Nabi Musa As. memilih berpisah. Hal ini ditunjukkan oleh pertanyaan Nabi Musa As. kepada hamba shalih tentang alasan dia memperbaiki tembok secara gratis, padahal tembok itu dimiliki oleh kaum yang menolak mereka.
Seandainya Nabi Musa As. bersabar menyertai hamba shalih ini, niscaya kita bisa mengetahui banyak keajaiban dan keunikan yang terjadi padanya. Akan tetapi Nabi Musa As. memilih berpisah setelah hamba shalih ini menerangkan tafsir dari perbuatannya dan rahasia yang terkandung dari perilaku yang dilakukannya. Dan perkara ini tercantum dalam surat Al-Kahfi.
Adapun tiga hikmah yang ada dibalik tiga kejadian yang 'diajarkan' oleh Nabi Khidir kepada Nabi Musa adalah :
Kejadian pertama adalah ketika Nabi Khidir menghancurkan perahu yang mereka tumpangi karena perahu itu dimiliki oleh seorang yang miskin dan di daerah itu tinggallah seorang raja yang suka merampas perahu miliki rakyatnya. Ini sesuai dengan firman Allah Swt. "Adapun bahtera itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku bertujuan merusakkan bahtera itu, karena di hadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap bahtera." (QS Al-Kahfi: 79)
Kejadian yang kedua adalah ketika Nabi Khidir menjelaskan bahwa beliau membunuh seorang anak karena kedua orang tuanya adalah pasangan yang beriman dan jika anak ini menjadi dewasa dapat mendorong bapak dan ibunya menjadi orang yang sesat dan kufur. Kematian anak ini digantikan dengan anak yang shalih dan lebih mengasihi kedua bapak-ibunya hingga ke anak cucunya. Ini sesuai dengan firman Allah Swt. "Dan adapun anak itu maka kedua orang tuanya adalah orang-orang mukmin, dan kami khawatir bahwa dia akan mendorong kedua orang tuanya itu kepada kesesatan dan kekafiran. Dan kami menghendaki, supaya Tuhan mereka mengganti bagi mereka dengan anak lain yang lebih baik kesuciannya dari anaknya itu dan lebih dalam kasih sayangnya (kepada ibu bapaknya)." (QS Al-Kahfi: 80-81)
Kejadian yang ketiga (terakhir) adalah dimana Nabi Khidir menjelaskan bahwa rumah yang dinding diperbaiki itu adalah milik dua orang kakak beradik yatim yang tinggal di kota tersebut. Didalam rumah tersebut tersimpan harta benda yang ditujukan untuk mereka berdua. Ayah kedua kakak beradik telah meninggal dunia dan merupakan seorang yang shalih. Jika tembok rumah tersebut runtuh, maka bisa dipastikan bahwa harta yang tersimpan tersebut akan ditemukan oleh orang-orang di kota itu yang sebagian besar masih menyembah berhala, sedangkan kedua kakak beradik tersebut masih cukup kecil untuk dapat mengelola peninggalan harta ayahnya. Ini sesuai dengan firman Allah Swt. "Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya". (QS Al-Kahfi: 82)
Akhirnya Nabi Musa As. sadar hikmah dari setiap perbuatan yang telah dikerjakan Nabi Khidir. Akhirnya mengerti pula Nabi Musa dan merasa amat bersyukur karena telah dipertemukan oleh Allah dengan seorang hamba Allah yang shalih yang dapat mengajarkan kepadanya ilmu yang tidak dapat dituntut atau dipelajari yaitu ilmu laduni. Ilmu ini diberikan oleh Allah SWT kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Nabi Khidir yang bertindak sebagai seorang guru banyak memberikan nasihat dan menyampaikan ilmu seperti yang diminta oleh Nabi Musa as. dan Nabi Musa menerima nasihat tersebut dengan penuh rasa gembira.


Khamis, 15 September 2011

Siapakah Sebenarnya 'Yahudi' Langkah Yahudi Menguasai Dunia - Bangsa Paling Keras Kepala Di Sisi Allah swt 

Dari Penulis
Bila saya banyak mendalami rahsia-rahsia yang ada di dalam Al Quran, Allah swt. telah secara tegas memberikan peringatan kepada kaum muslim untuk bersikap hati-hati kepada bangsa Yahudi. Allah swt mengingatkan bahwa orang-orang Yahudi tidak akan rela kepada kaum muslim sampai kaum muslim tunduk serta mengikuti kemauan dan keinginan mereka. Lantas bagaimana upaya orang-orang Yahudi untuk mencapai cita-cita mereka?
Tentu saja ide dan metode serta caranya bisa berbeda-beda dari masa ke masa. Inilah justru yang penting diketahui kaum muslim. Sebab, acap kali kaum muslim paham bahwa orang-orang Yahudi merupakan musuh besar mereka, namun sering kali pula mereka terperangkap oleh ide-ide, metode dan tipu daya orang-orang Yahudi, baik sadar maupun tidak. Karenanya, mencermati ide, metode dan tata cara mereka memperdaya kaum muslim menjadi bagian yang sangat penting untuk diketahui.
Dari Ideologi Hingga Opini
Dunia adalah di mana masyarakat itu ada. Dengan demikian untuk menguasai dunia haruslah terlebih dahulu mengetahui fakta masyarakat. Menguasai dunia itu sama dengan menguasai masyarakat. Sebuah masyarakat terdiri dari sekumpulan individu, pemikiran, perasaan dan aturan-aturan. Dari definisi ini hal yang terpenting untuk bisa menguasai masyarakat adalah menentukan pemikiran apa yang akan digunakan oleh masyarakat tersebut. Jadi intinya pemikiran adalah hal yang sangat penting. Bangkit dan jatuhnya masyarakat tergantung kepada ide yang dianut oleh masyarakat tersebut.
Tidak mengherankan kalau orang-orang Yahudi -untuk menguasai dunia- adalah dengan menentukan ide/pemikiran apa yang akan dipakai oleh masyarakat dunia. Dengan kata lain pemikiran tersebut haruslah berwujud ideologi. Dan apa yang dilakukan Yahudi adalah menciptakan ideologi dunia. Dengan ideologi inilah dibuat aturan-aturan untuk memecahkan persoalan kehidupan. Kemudian kaum Yahudi membuat aturan-aturan dalam berbagai bidang, baik ekonomi, politik, sosial yang mereka kampanyekan untuk masyarakat dunia. Sehingga ketika masyarakat dunia melaksanakan ideologi tersebut, otomatis telah tunduk kepada orang-orang Yahudi.
Dari perkembangan sejarah dunia, sejak masa renaissance di Eropa, dunia telah dibentuk ide-ide yang diciptakan kaum Yahudi. Baik ide yang mendasar (ideologi) ataupun pemikiran turunannya. Melihat sepak terjang kaum Yahudi untuk menguasai dunia paling tidak ada 3 langkah penting yang mereka buat;
- Menguasai dunia dengan ideologi.
- Menguasai sentral-sentral politik, hukum dan ekonomi internasiona.
- Menguasai media masa internasional
Ide-ide Berbahaya Kaum Yahudi
Tiga ide besar yang tidak bisa dilepaskan dari pemikiran orang dan keterlibatan orang Yahudi adalah kapitalisme, sosialisme, dan zionisme. Dalam kenyataannya ketiga ide ini nyaris berhasil menundukkan kaum muslim dan membuatnya terjebak di dalamnya.
Kapitalisme dan sosialisme pertama kali digagas di Eropa. Ideologi ini dibangun atas dasar pemikiran-pemkiran mendasar tentang manusia dan kehidupan. Peran orang-orang Yahudi untuk menghasilkan ide-ide yang merusak dunia ini sangatlah besar. Dalam periode ini menjulang tinggi figur-figur Yahudi seperti Marx, Freud, Bergson, Einstein sebagai kontributornya.
Dari Karl Marx muncul ideologi sosialisme-komunisme. Apa yang dirasakan oleh manusia dengan ide orang Yahudi ini? Ide ini telah membawa kehancuran yang dahsyat bagi dunia. Ideologi ini telah menciptakan jutaan manusia di dunia yang atheis (tak bertuhan). Dengan prinsip menghalalkan segala cara, sosialisme dan komunisme telah menumpahkan begitu banyak darah manusia yang menentang ide ini. Ide yang memang tidak sesuai dengan akal dan fitrah manusia ini dipaksakan kepada masyarakat dengan cara militer dan kekerasan. Tidak berhenti sampai di situ, ide ini juga telah memiskinkan negara-negara yang menganutnya seperti Korea Utara. Menjadikan kemaksiatan merajalela di mana-mana. Komunisme dan sosialisme ini juga telah memurtadkan banyak umat muslim. Menciptakan rezim-rezim penindas di dunia islam. Seperi Irak, Syiria, Yaman, dan Indonesia. Sejarah telah membuktikan kerusakan dari ide rusak ini.
Pengaruh ide Marxis ini juga telah melahirkan seorang pemikir Yahudi yang dikenal dunia yaitu Sigmund Freud. Ia adalah seorang Yahudi Austria yang dikenal dengan teori psikoanalisisnya. Teori-teorinya yang gila juga telah berpengaruh besar bagi kerusakan umat manusia seperti pandangannya tentang masalah seksualitas dan penyakit jiwa. Teori ini telah melahirkan bencana bagi orang-orang yang percaya bahwa seks itu haruslah dibebaskan (tidak dibelenggu). Kebebasan seksual ini telah mengakibatkan banyak derita, diantaranya adalah penyakit AIDS yang mematikan itu.
Ide ekonomi kapitalis dunia juga tidak bisa dilepaskan dari seorang David Ricardo. Dia dianggap sebagai bapak kapitalisme yang telah merumuskan teori-teori ekonomi kapitalisme penting tentang hutang, kepemilikan, upah dan tentang kuantitas uang. Ia bercikal bakal di belahan Barat Eropa, tepatnya saat kaum Yahudi tinggal di sana, berdagang di sana dan menyelenggarakan fungsi-fungsi perbankan di sana. Dan dunia juga telah mengetahui bagaimana kerusakan yang disebabkan oleh ideologi Kapitalisme ini. Ide ini telah menjauhkan manusia dari Tuhan dan menyempitkan agama hanya sebatas individu (baca: sekulerisme). Ide ekonominya juga telah membuat kemiskinan massal di dunia ketiga. Sementara itu pemilik modal-modal besar menikmati kemewahan yang luar biasa.
Bagaimana hubungan kapitalisme, sosialisme dan zionisme? Sebagai sebuah agama dengan aqidah yang sebatas aqidah ruhiyah (spiritual), Yahudi tidak bisa berdiri sendiri. Agama Yahudi membutuhkan aqidah siyayah (politik), dan seperangkat aturan kehidupan. Dengan demikian agama Yahudi ini kemudian bergabung dengan ideologi kapitalisme. Adapun bagi orang-orang Yahudi yang tidak percaya kepada Tuhan (atheis) mereka cenderung berpikiran sosialis dan komunis.
Sedangkan zionisme adalah gerakan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi untuk mendirikan Negara Yahudi (Israel di Palestina). Mereka mendirikan Negara Israel ini sebagai institusi yang mengumpulkan kembali orang-orang Yahudi yang sudah bertebaran di seluruh dunia (diaspora). Dengan ketiga ide besar inilah kaum Yahudi menguasai dunia.
Bila ditelusuri dari kemunculannya, paham zionisme merupakan sebuah pemikiran baru, bukan bagian dari sejarah zionisme internasional dan belum terlintas di benak Yahudi, melainkan derivat dari pemikiran Barat, khususnya Eropa. Paham ini menjadi gerakan politik yang dimotori oleh Theodore Hertzl pada tahun 1882 yang mencetuskan ide mewujudkan negara Zionis Israel.
Yahudi dan Simpul-simpul Kekuasaan Dunia: Ekonomi, Politik dan Hukum
Sesungguhnya manusia tidak bisa melepaskan dirinya dari ekonomi karena ia termasuk urat nadi kehidupan. Menguasai ekonomi adalah untuk bisa menguasai dunia. Orang-orang Yahudi sangat paham tentang ini. Namun tentu saja dengan agama Yahudi yang hanya sebatas mengajarkan masalah individual, mereka tidak bisa merealisasi keinginan tersebut. Dalam hal ini kaum Yahudi menyakini dan menjadikan kapitalisme sebagai ide dasar untuk menguasai ekonomi dunia.
Tidak mengherankan, karenanya peran orang-orang Yahudi dalam kapitalisme ekonomi dunia menjadi sangat besar. Tentunya bukan berarti ekonomi kapitalisme hanya dibangun oleh orang-orang Yahudi. Namun orang-orang Yahudi inilah yang memperkokoh ide-ide dan pelaksanaan ekonomi kapitalis. Bankir-bankir Yahudi adalah inovator-inovator, pemberi ide-ide, organisator-organisator dalam sistem efek (securities), memainkan peranan besar dalam mendirikan bursa-bursa efek (stock exchange), dan bahwa mereka memainkan peranan penting dalam perkembangan uang kertas (bank notes) di dalam kegunaan modernnya sebagai sekuritas yang dapat diperjualbelikan. Hingga saat ini lembaga-lembaga kapitalisme internasional seperti IMF, Bank Dunia, Bursa Saham, Bank-bank internasional banyak dikuasai oleh orang-orang Yahudi.
Tidak hanya dalam bidang ekonomi, lembaga-lembaga politik dan hukum Internasional juga banyak dipegang oleh orang-orang Yahudi, seperti PBB, dan beberapa organ penting PBB seperti Majelis Umum, Dewan Keamanan, FAO, UNESCO. Mahkamah Internasional pun penuh dengan pakar-pakar Yahudi. Lewat lembaga inilah –yang sesungguhnya merupakan alat kapitalis global- orang-orang Yahudi menguasai dunia.
Dominasi Yahudi Dalam Media Massa Internasional
Opini umum adalah hal yang penting di tengah masyarakat. Arah dan kecenderungan masyarakat sering kali dipengaruhi oleh opini umum yang ada. Dan media massa adalah salah satu faktor penting dalam membentuk opini umum di dunia ini. Caranya dengan menguasai berbagai media massa berskala internasional yang penting.
Adalah merupakan fakta bahwa sebagian besar sumber berita internasional dikuasai oleh Barat yang sebagian besar pemiliknya adalah orang-orang Yahudi. Dan ironisnya, hampir semua surat kabar dan informasi di negeri-negeri Islam berkiblat dan mengambil informasi dari mereka, seperti Reuters (Inggris), AFP (Perancis), Associated Press (AS), CNN dan BBC. Karenanya tidak mengherankan, setting dunia informasi dibentuk oleh Barat yang intinya merupakan penyerangan terhadap Islam dengan stigma teroris, militan, fundamentalis dan radikal, serta pembelaan terhadap Kapitalis dan Zionisme.
Rencana Kerja Pimpinan Zionis terkait dengan media massa dapat dipaparkan sebagai berikut:
1. Menguasai dunia pers dan mengendalikannya.
2. Tidak memberi kesempatan pada media massa non Yahudi untuk membuat gagasan-gagasan anti Yahudi
3. Melakukan sensor ketat sebelum berita disiarkan.
4. Menerbitkan berbagai media massa untuk mendukung aristokrat, republikan, revolusioner, hingga kelompok anarki.
5. Mempengaruhi opini publik saat diperlukan sekaligus meredam gejolak yang timbul.
6. Memberi dorongan kepada orang-orang yang jenius untuk mengendalikan media massa yang beroplah besar, khususnya pers anti Yahudi. Jika suatu saat menunjukkan gejala-gejala tidak setia, dibongkarlah skandal-skandalnya sekaligus memberikan pelajaran kepada yang lainnya.
Yahudi Menguasai Amerika
Seberapa besar kekuatan pengaruh Yahudi di Amerika Serikat? Hal ini dapat diketahui dari beberapa sumber kekuatan Yahudi dalam politik AS, antara lain:
  • Ø Pertama, senjata politik. Lewat ini kelompok Yahudi akan dapat mencap dan memberi label anti Yahudi, Pro Arab, atau anti semit kepada mereka yang mengkritik Israel.
  • Ø Kedua, suara masyarakat Yahudi. Meskipun Amerika memiliki tradisi demokrasi sangat kental, namun sesungguhnya hanya sedikit penduduk AS yang memberikan suaranya, bahkan hampir setengah dari pemilih tidak memberikan suara. Sebaliknya enam juta Yahudi yang hanya 3% dari seluruh penduduk bisa secara maksimal memberikan 90% suara mereka.
  • Ø Ketiga, kemampuan orang-orang Yahudi dalam memberikan dana yang besar untuk kampanye-kampanye politik terutama calon yang mereka percaya akan mendukung kepentingan Yahudi.
  • Ø Keempat, alat-alat propaganda. Dari 1700 koran, 3%nya milik Yahudi dan begitu pula dengan majalah mingguan berpengaruh seperti Newsweek, Time, US News and Worl Report, majalah intelektual seperti; Nation, The Republic, The New York Times Review of Book, serta tiga jaringan televisi terkemuka seperti; The American Broadcasting Corporation, The Columbia Broadcasting Corporation, dan The National Broadcasting Corporation
  • Ø Kelima, organisasi-organisasi Yahudi yang jumlahnya sangat banyak hingga mencapai 200-an. Bentuk organisasi tersebut bisa berupa organisasi kemasyarakatan, zionis, politik dan lobi seperti AIPAC (American Israel Public Affair Committee) yang terdaftar di kongres AS.
Di perfilman apalagi, dunia glamour ini dominasi Yahudi amat kuat. Lihat saja William Fox yang memiliki Fox Company, Samuel Golden yang mengelola Golden Lewis Mayer, Harny Warner yang memiliki Warner & Bross dan Hot Dixon bos Paramount.
Amerika selalu mendukung Israel? (Analisis)
Sudah diketahui luas bahwa negara yang mendukung mati-matian Israel adalah Amerika. Hal ini bisa dilihat dari berbagai voting di PBB dan bantuan AS kepada Israel yang telah dimulai sejak berdirinya Negara Israelpada tahun 1947. Menyusul hal tersebut, AS paling banyak menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB untuk membela Israel.
Pada bulan Juli 1975, Menlu AS Henry Kissinger (orang Yahudi) mengancam akan mengambil tindakan tegas apabila PBB menanggalkan keanggotaan Israel. AS juga mengeluarkan vetonya saat diajukan resolusi untuk mencap Zionisme sebagai Rasialis. Lagi-lagi AS menggunakan vetonya untuk membenarkan tindak kekerasan yang dilakukan Israel seperti rencana resolusi DK PBB mengutuk Israel terhadap Libanon (1975) dan hak menentukan nasib sendiri dan hak bernegara bagi rakyat Palestina, serta masih banyak lagi.
Namun demikian, benarkah AS akan selalu mendukung Israel? Inilah salah satu mitos yang sering digunakan oleh para penguasa Arab dalam rangka melemahkan perjuangan untuk melawan Israel. Di samping itu, lobi Israel dikancah perpolitikan begitu kuat. Posisi yang dilematis bagi AS, bagaimana tidak calon presiden Amerika saja bisa berhasil atau gagal ke tampuk kekuasaan tergantung kuat tidaknya dukungan Yahudi kepada mereka. Opini ini pun telah menyeret kaum muslim untuk menilai bahwa Yahudi begitu kuat dan tak terkalahkan karena selalu didukung AS.
Basis dasar kebijakan AS adalah doktrin kepentingan sendiri (self interest). Seperti diktum Lord Palmerston yang sangat terkenal; “Tidak ada lawan yang abadi, yang ada hanyalah kepentingan abadi”. Berdasarkan ini dukungan AS kepada Israel bukanlah berdasarkan persahabatan, moralitas atau simpati terhadap pembantaian (holocaust) yang dialami bangsa Yahudi. Namun semata-mata keuntungan AS sendiri (self benefit). Sikap AS bisa saja berubah seandainya tidak ada lagi kepentingan mereka dengan negara Israel, atau Israel mengancam kepentingan AS sendiri. Hal ini pernah terjadi ketika Eisenshower mengancam untuk memberikan sanksi kepada Israel pada tahun1956.
Kepentingan AS sesungguhnya Timur Tengah dan negeri muslim lainnya adalah sumber minyak yang kaya. Pengendalian terhadap negeri-negeri muslim dan penjagaan terhadap sumber-sumber penting di negeri-negeri muslim akan memelihara dominasi AS di dunia. Persoalan sesungguhnya adalah kita berhadapan dengan imperalis Barat lewat sepak terjang Yahudi. Dibalik dominasi Yahudi atas Amerika, ternyata tersimpan rencana besar yang sangat berbahaya dari imperalis Barat.
Ide Lebih Berbahaya daripada Orang
Apa yang sebenarnya paling berbahaya dari orang-orang Yahudi ini? Jawabannya adalah ideologi dan pemikiran mereka yang telah menghancurkan dunia dan kaum muslim seperti Kapitalisme dan Sosialisme. Justru serangan ide dan politik jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan serangan fisik dari orang-orang Yahudi.
Penjajahan secara fisik seperti militer akan mudah menyadarkan korbannya, karena di dalam diri manusia terdapat naluri mempertahankan diri (ghorizatul baqa’). Namun penjajahan ide, ekonomi dan politik sering tidak disadari korbannya. Bahkan bisa jadi sang korban menganggap penjajahnya sebagai mitra, teman penyelamat dan pemberi harapan. Dan lebih tragis lagi karena tertipu oleh penjajahnya tidak sedikit dari pihak korban yang lalu menjadi antek-antek penjajah yang justru memerangi saudaranya sendiri. Ide-ide mereka seperti kapitalisme dan sosialisme adalah desain mereka yang telah terbukti menghancurkan peradaban manusia dan menyengsarakan manusia terutama dunia Islam.
Upaya Menghadang Laju Yahudi
Mengetahui fakta masyarakat dan problematikanya menjadi hal yang perlu diketahui dengan baik terlebih bagi pengemban dakwah. Di samping kewajiban untuk membentuk jamaah/kelompok/partai bagi kaum muslim untuk memenuhi seruan Allah swt . Allah swt berfirman;
“Dan hendaklah ada kalian ada segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan(islam), menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan merekalah orang-orang yang beruntung.” QS. Ali Imran {3} : 104.
Pemenuhan atas seruan Allah swt, sebuah kelompok hendaklah memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi yaitu: mengajak kepada Islam, menyuruh (berbuat) yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar (dakwah).
Oleh karena itu, kaum muslim haruslah memiliki lembaga pemikiran (kiyanun fikri) yang berbasis aqidah Islam. Lembaga tersebut berbentuk partai politik ideologis Islam dengan menjalankan tugas yang mulia berupa;
1. Edukasi/pembinaan terhadap kaum muslim baik individual maupun kolektif. Tugas ini tidak lain upaya untuk mengeluarkan ide-ide/ tsaqafah asing yang telah tertanam dalam benak kaum muslim diganti dengan tsaqafah/ ide-ide islam. Hasil dari pembinaan ini akan menghilangkan pemahaman yang rusak menjadi pemahaman yang luhur, merubah pribadi yang kacau menjadi pribadi yang islami.
2. Pergolakan pemikiran /ghozwuts tsaqafi; kritik dan penentangan terhadap ide-ide kufur (Nasionalisme, Demokrasi, HAM dll)
3. Perjuangan politik/ kiffahus siyasi; membongkar rencana-rencana jahat musuh-musuh islam dan antek-anteknya.
4. Muhasabah; mengkritik dan mengoreksi penguasa-penguasa muslim yang tidak menerapkan hukum-hukum islam
5. Meminta dukungan dari pihak-pihak yang memiliki kekuasaan riil di tengah-tengah masyarakat dalam upaya perlindungan dakwah dan perantara untuk mencapai kekuasaan.
Cita-cita terbesar dari kelompok ini tidak lain memberikan jaminan untuk mewujudkan dan melangsungkan kehidupan Islam dengan penerapan hukum-hukum Allah dalam seluruh aspek kehidupan dalam bingkai Daulah Khilafah Islamiyah. Upaya menghadang laju Yahudi pun akan seimbang.
Khatimah
Hal yang menarik dan menggembirakan kaum muslim adalah janji Allah SWT akan kebinasaan kaum Yahudi. Allah SWT berfirman;
“….Apabila tiba saatnya hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan mukamu, dan untuk memasuki masjid, sebagaimana telah memasukinya pada pertama kali, dan untuk membinasakanhabis-habisan apa saja yang mereka kuasai.” TQS Al Isra {17}: 7.
Kepastian akan lenyapnya bangsa Yahudi ditegaskan dengan sabda Nabi SAW;
“Belum akan tiba kiamat sehingga kaum muslim memerangi kaum Yahudi. Kemudian mereka akan diperangi oleh kaum muslim sehingga batu dan pepohonan (mampu) berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi (bersembunyi) di belakangku, kemari dan bunuhlah’”.HR Imam Muslim.
Wallahu a’lam bis showab.
Daftar Pustaka;
  1. Al Qur’an al Karim
  2. Al Wa’ie no 4.
- Langkah Yahudi Menguasai Dunia oleh Abu Shalahuddin.
- Jews, God and History, terjemah dalam bahasa Indonesia ‘Desain Yahudi atau Kehendak Tuhan.( Max I Dimont)
- The Lobby, Jewish Political Power and American Foreign Policy ( Edward Tivnan.
- Antara Yahudi dan Amerika; Siapa Mendominasi Siapa? Oleh Yusuf Hanafi

Maha Suci Allah, pencipta alam buana, pencipta segala makhluk di alam raya tidak kira alam wujud atau alam ghaib. Begitulah Maha Hebat Al Khalik yang amat takruf dan mengetahui tentang yang diciptakanNya.
Bangsa Yahudi juga ciptaan Allah, maka sudah tentu Allah lebih arif tentang mereka dari kita yang amat jahil ini. Allah yang amat penyayang telahpun mengabadikan sifat-sifat, tingkah laku dan karakteristik bangsa Yahudi ini di dalam Al Quran yang telah diturunkan kepada Rasulullah, rasul junjungan kita sebagai mengajar rasul dan umat Islam agar lebih berhati-hati dengan orang dan bangsa Yahudi. Sejarah dari zaman Rasul dan juga dari zaman-zaman nabi sebelumnya telah terbukti sifat buruk bangsa ini.

Mari kita selidiki asal-usul bangsa Yahudi dan timbulnya perkataan Israel. Perkataan Israel menurut terjemahan Hamka merupakan gelaran hormat yang Allah kurniakan kepada Nabi Yaakub. Dalam bahasa Ibrani il membawa maksud Allah maka Israel membawa maksud Amir pejuang bersama Allah.
Nabi Yaakub mempunyai 12 orang anak. Anak kedua beliau bernama Yahuda. Yahuda mempunyai ramai anak dan membentuk sebahagian besar dari suku kaum bangsa Israel. Keturunan Yahuda berkembang sebagai bangsa dan agama yang dipanggil Yahudi.
Menurut buku Al Mu’jam al Mufahras li al-fazh Al Quran tulisan Muhammad Fuad Abdul Baqi, Yahudi disebut sebanyak 9 kali dalam Al Quran, Israel sebanyak 43 kali dan bani Israel sebanyak 13 kali.
Di dalam sirah dan perjalanan hidup Rasulullah beserta para sahabat, terdapat beberapa suku bangsa Yahudi disebut. Antaranya Bani Quraizah, Bani Nadir dan Bani Qainuqa.
Allah di dalam Al Quran telah menggambarkan sikap dan karakteristik bangsa Yahudi begitu teliti. Hikmahnya amatlah banyak. Yang pertama sebagai amaran kepada kita umat Islam sedunia, akan kebencian dan niat mereka yang sentiasa bekerja untuk memusnahkan kita umat Islam. Yang kedua, sebagai amaran kepada seluruh umat manusia seluruh dunia supaya lebih berhati-hati dalam berurusan dunia dengan mereka seperti urusan perniagaan kerana cirri-ciri mereka bangsa Yahudi yang suka menipu dan memutar belitkan fakta.
Dari khazanah yang tidak  ternilai di dunia ini, iaitu Al Quran maka inilah karakteristik bangsa Yahudi:
(1)  Amat membenci orang-orang Islam:
Yahudi amat-amat terperasan yang mereka adalah bangsa pilihan; bukan bangsa manusia yang lain. Kedatangan Islam yang membawa mesej bahawa semua umat manusia adalah sama rata kecuali mereka yang bertaqwa dan beriman dengan tidak mengira dari bangsa manapun mereka berasal merupakan halangan besar kepada tercapainya cita-cita bangsa Yahudi untuk menguasai dunia dan memperhambakan bangsa yang lain. Marilah kita menghayati wahyu Allah dari surah Al Maidah ayat 82: “ Pasti akan kamu dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik…..”
Bagi merealisasikan cita-cita, mereka menubuhkan organisasi Freemasonry. ‘Freemasonry International’ bertujuan membina Negara Yahudi di atas runtuhan Masjid Al Aqsa.
(2)  Umat yang paling banyak bertanya.
Pepatah melayu mengatakan: “kalau tidak bertanya sesat jalan”. Bertanya adalah satu proses pembelajaran bagi mendapatkan panduan dan kebenaran bagi mencapai satu tujuan yang baik. Contohnya bertanya cara- cara membuat kek agar ianya lebih sedap. Malangnya sikap bertanya yang ada pada bangsa Yahudi ini begitu pelik. Pertanyaan mereka bertujuan untuk melambat-lambatkan perlaksanaan perintah Allah, sebagai ejekan kepada perintah Allah dan yang paling penting untuk tidak melaksanakan perintah Allah. Mereka adalah kaum yang engkar. Marilah kita hayati kisah orang Yahudi dengan Nabi Musa di dalam surah Al Baqarah bermula dari ayat 67 hingga 71. Pada akhir ayat 71 dinyatakan “…….Lalu mereka menyembelihnya dan nyaris mereka tidak melaksanakan perintah itu” Kisah ini merupakan perintah Allah kepada Bani Israel untuk menyembelih sapi.
(3)  Umat yang suka mengingkari perintah Allah dan Rasul.
Apakah kita semua aktivis-aktivis pembebasan Palestin hatta Bangsa-bangsa Bersatu yakin bahawa Israel dan bangsanya Yahudi akan menurut segala perintah dan amaran? Apakah kita akan percaya sekiranya Amerika sekutu kuat mereka memerintahkan agar Israel berhenti mengepung Gaza akan mereka patuhi? Maka inilah jawapan Al Quran di dalam Surah Al Baqarah ayat 91 dan 92. Nabi Musa memerintahkan mereka mengabdikan diri dan mematuhi segala perintah Allah tetapi mereka telah mengambil anak sapi sebagai sembahan mereka. Sedangkan perintah Allah mereka berani langgar dan cabuli, inikan pula perintah manusia.
(4)  Mengubah dan memutar belitkan kebenaran.
Berikut adalah kenyataan sikap mereka dalam ayat 75 surah Al- Baqarah. Tidak hairanlah mereka mengubah dan memutar belitkan fakta-fakta mengenai serangan ke atas kapal Mavi Marmara. Sudah terbukti sejak dari zaman nabi Musa lagi, dan yang ketaranya mengenai isu Palestin sewaktu perjanjian Oslo. Begitu juga sikap mereka yang semborono memusnahkan ladang zaitun milik turun temurun rakyat Palestin di tebing barat dalam tahun 2009 dengan alasan bahawa tuan yang menandatangi geran dalam Negara haram Israel telah meninggal dunia dan warisnya tidak punya kuasa atas tanah itu dan ianya menjadi milik Negara haram itu.
Oleh: Dr Kursiah Mohd Razali. (HALUANPalestin)

'Who Actually, 'Jewish' Jew Step Sovereign World - Nations Best Hard Head On God'
by Wriring's

When I learn a lot of secrets in the Qur'an, Allah. have a firm provides a reminder of the Muslim people to be careful of the Jews. God reminds the Jews that would not be willing to race until the race Muslim Muslims bow down and follow the will and desires. So how the Jews attempt to achieve their ambitions?

Of course, ideas and methods, and how can vary from time to time. This is thus important to note those Muslims. Because, oftentimes people understand that Muslims the Jews is their great enemy, but often times, they are trapped by their ideas, methods and the plot of the Jews, whether conscious or not. Therefore, observe the ideas, methods and procedures they deceive the Muslim people to be pivotal for the unknown.

From Ideology To Opinion

The World is where the community is. Thus, to dominate the world must first know the facts of society. Conquering the world is equal to dominate society. A society consists of a group of individuals, thoughts, feelings, and rules. From this definition the most important thing to be able to dominate the thinking of society is to determine what will be used by the society. So the essence of thinking is very important. Rise and fall of the society depends on the ideas held by society.

Not surprising that the Jews control the world-to-be to determine the ideas / thoughts of what will be worn by the world community. In other words, these thoughts should be brought into existence by ideology. And what created the ideology of the Jewish world. With this ideology made the rules to solve the question of life. Then the Jews to make the rules in various fields, whether economic, political, social, they kampanyekan for the world community. However, if we implement the ideology of the world community, automatic has bowed to the Jews.

From the development of world history, since the time of the Renaissance in Europe, the world was formed ideas that created the Jewish people. Good ideas are fundamental (ideological) or derivatives of thinking. See football lunge Jews to dominate the world there is no third most important step they make;

- Conquering the world by ideology.

- Master the central-central political, legal and economic internasiona.

- Master the international media

Dangerous ideas The Jewish

Three big ideas that can not be released from the minds of the Jewish people and the involvement of capitalism, socialism, and Zionism. In the third statement of this idea almost successfully subdue Muslim community and make it get stuck in it.

Capitalism and socialism digagas first time in Europe. This ideology is built on the basis of fundamental pemkiran thoughts about man and life. Role of Jews to produce the destructive ideas of the world is very large. In this period towering Jewish figures such as Marx, Freud, Bergson, Einstein as a kontributornya.

From Karl Marx's socialism-communism emerged. What is perceived by people with ideas of this Jews? This idea has brought terrible destruction to the world. This ideology has created millions of people in the world that atheists (do not believe in god). Principles justify all means, socialism and communism had shed so much human blood against this idea. Ideas that are incompatible with reason and human nature is forced to the community by way of military and violent. Do not stop till there, this idea has impoverished countries that subscribe to such as North Korea. Vices makes rampant everywhere. Communism and socialism has also convert many of Muslims. -Regime created an oppressive regime in the Islamic world. Departments like Iraq, Syiria, Yemen, and Indonesia. History has shown damage from this corrupt idea.

The influence of Marxist ideas also gave birth to a world known Jewish thinkers that is Sigmund Freud. It was an Austrian Jew who is known as the theory psikoanalisisnya. Theories have also possessed great influence for corrupt people like his views on sexuality and mental illness problems. This theory has produced disaster for those who believe that sex is to be released (not chained). Sexual freedom has resulted in much suffering, among them are the deadly AIDS disease.

The idea of ​​the world capitalist economy can not be released from a David Ricardo. He is regarded as the father of capitalism which has concluded the economic theories of capitalism is important in the debt, ownership, wages and the quantity of money. It bercikal potential in parts of Western Europe, precisely when the Jews living there, to trade there and maintain banking functions there. And the world has to know how the damage caused by this ideology. This idea has been to distance people from God and religion only to narrow the extent an individual (read: sekulerisme). Economic ideas have also made the bulk of third world poverty. Meanwhile, large capital-capital owners to enjoy the unusual luxury.

How the relationship of capitalism, socialism and Zionism? As a religion with faith belief that the extent Ruhiyah (spiritual), Jews can not stand alone. Judaism requires faith siyayah (politics), and a set of rules of life. Thus Judaism is then combined with the ideology of capitalism. As for those Jews who do not believe in God (atheist) they tend to-minded socialists and communists.

While Zionism is the movement done by the Jews to establish a Jewish state (Israel in Palestine). They set up the State of Israel as a collecting institution to return the Jews who are scattered around the world (the diaspora). With the third big idea is the Jews control the world.

When searching from the emergence, understanding Zionism is a new thinking, not part of the history of international Zionism, and have not crossed the minds of Jews, but derivat of Western thought, particularly in Europe. This view became a political movement powered by Theodore Hertzl in 1882 that sparked the idea to create the Zionist state of Israel.

Vertex-Vertex Jewish and World Power: Economic, Political and Legal

Surely people can not save him from the economy because it includes the life vein. Control the economy is to be able to dominate the world. The Jews know well about this. But of course the Jewish religion teaches that only the extent of individual problems, they can not realize these desires. In this case the Jewish people believe in and make the idea of ​​capitalism as the basis for world economic domination.

Not surprisingly, therefore, the role of Jews in the capitalist world economy becomes very large. Of course the economy does not mean that capitalism is built by the Jews. But this was the Jews who memperkokoh ideas and implementation of a capitalist economy. Banker banker-Jews are innovators, innovators, providers of ideas, organizer, organizer of the system effects (securities), play a major role in the establishment of bourses effects (stock exchange), and that they play an important role in the development of paper money (bank notes) in the modern its use as a security that can MERCHANTABILITY. Until now, international capitalist institutions like the IMF, World Bank, the Stock Exchange, international banks dominated by many Jews.

Not only in the economic, political institutions and International law also held by many Jews, such as the UN, and several vital organs such as the UN General Assembly, Security Council, FAO, UNESCO. International Court was full of Jewish specialists. Through this board-which indeed is a tool of global capitalism, the Jews control the world.

Jewish dominance in Mass Media International

Public Opinion is important in the community. Directions and tendency of society is often influenced by public opinion there. And the mass media is one important factor in shaping public opinion in the world. How to control a variety of media important international scale.

It is a fact that most international news sources is dominated by the West that most owners are Jews. And ironically, nearly all newspapers and information on Islamic states berkiblat and retrieve information from them, such as Reuters (Britain), AFP (France), the Associated Press (USA), CNN and the BBC. Therefore not surprising, setting the information developed by the Western world the essence of which is an attack against Islam with the terrorist stigma, militant, fundamentalist, radical, and defense against the capitalists and Zionism.

Zionist Leaders Work Plan related to the mass media can be displayed as follows:

1. Dominate the world press and deal with it.

2. Not providing an opportunity for non-Jewish media to create anti-Jewish ideas

3. Perform rigorous sensor before the evening news.

4. Publishes a variety of media to support the aristocratic, republican, revolutionary, to a group of anarchy.

5. Influencing public opinion when needed while muting turmoil arising.

6. Give encouragement to those who are genius to operate beroplah mass media, particularly anti-Jewish press. If at any time to show symptoms of disaffection, dibongkarlah scandal-superpower as well as give lessons to others.

Sovereign Jewish Americans

How big is the strength of Jewish influence in the United States? This can be seen from some Jewish source of strength in U.S. politics, among others:

    Ø First, a political weapon. Lately Jewish groups will be able to print and label anti-Jewish, Pro Arab, or anti-Semites to those who criticize Israel.
    Ø Second, Jewish community's voice. While the U.S. has a long tradition of democracy is very thick, but surely very few people of the U.S. that provides voice, but almost half of the voters did not cast a vote. Instead of six million Jews that only 3% of the entire population can be a maximum of 90% giving them a voice.
    Ø Thirdly, the ability of Jews to provide large funds for your campaign, especially political candidates they believe will support Jewish interests.
    Ø Fourth, the tools of propaganda. From 1700 newspapers, 3% of its Jewish-owned and so is the influential weekly magazine like Newsweek, Time, U.S. News and Worl Report, intellectual magazines such as; Nation, The Republic, The New York Times Review of Book, and three leading television networks such as ; The American Broadcasting Corporation, The Columbia Broadcasting Corporation, and The National Broadcasting Corporation
    Ø Fifth, the Jewish organizations that the amount is very much up to 200's. Forms of organization may be a community-based organizations, Zionist politics and lobby like AIPAC (American Israel Public Affairs Committee) registered in the U.S. Congress.

In Motion moreover, this glamorous world Jewish domination is stronger. Just look at William Fox with Fox Company, which operates Golden Golden Samuel Lewis Mayer, Warner which owns Warner Harny & Hot Dixon Bross and Paramount boss.

America always supports Israel? (Analysis)

It is well known that the countries that support large-die Israel is America. This can be seen from a variety of voting at the UN and U.S. aid to Israel that began since the founding of the National Israelpada 1947. Following this case, most of the U.S. exercises the right of veto in the UN Security Council to defend Israel.

In July 1975, Henry Kissinger, U.S. Monas (the Jews) have threatened to take stern action when the UN to remove the membership of Israel. The U.S. also issued a second veto proposed resolution to cancel Zionism as a Racist. Again, the U.S. use of veto to allow violent acts perpetrated by Israel, such as articles DK UN resolution condemning Israel for Lebanon (1975) and self-determination rights and the rights of stateless Palestinian people, and much more.

However, whether the U.S. will always support Israel? This is one myth that is often used by Arab rulers in order to weaken the struggle against Israel. In addition, the Israel lobby is so strong perpolitikan dikancah. Dilematis for the U.S. position, how the U.S. presidential candidates not only can succeed or fail on the reins of power depends strongly least Jewish support them. This Opinion shall have to drag a Muslim nation to determine that the Jews are so powerful and invincible since it is always supported the U.S..

U.S. policy policy basis is the doctrine of self-interest (self interest). As Lord Palmerston diktum very famous: "There is no eternal opponents, there are only eternal interests." Based on U.S. support for Israel is not based on friendship, morality or sympathy for the massacre (Holocaust) Jews suffered. But the U.S. benefits only themselves (self-benefit). U.S. attitudes may be changed if there is no longer of interest with the state of Israel, or Israel itself threaten U.S. interests. This was done in Eisenshower threatened to give sanction to Israel in tahun1956.

U.S. interests indeed Middle East and other Muslim is a rich source of oil. Dealing with Muslim states and the care of the important sources of Muslim states will maintain U.S. dominance in the world. The question surely is that we are dealing with the late soccer lunge West imperalis Jews. Behind the dominance of American Jews, it turns out saved a very dangerous master plan of West imperalis.

More Dangerous ideas from people

What is really the most dangerous of these Jewish people? The answer is ideology and mentality that has destroyed the world and the Muslim community such as Capitalism and Socialism. Thus the ideas and political attacks much more dangerous than the physical attack Jews.

Invasion of physically as a simple military will bring his sacrifice, because in humans there instinct to defend themselves (ghorizatul Baqa '). But the idea of ​​colonialism, economic, political and often do not realize that his sacrifice. Even assuming it could be the victims of penjajahnya as a partner, friend rescue and provider expectations. And yet more tragic because penjajahnya not be fooled by some of the victims of the past be the lackey-colonial stooge who actually fight his own brother. Their ideas such as capitalism and socialism is their design that has proven to destroy human civilization and human torment, especially the Muslim world.

Jewish Speed ​​hinders efforts

Problematikanya facts of society and what needs to be well known over the caretaker missionary. In addition to the obligation to form a congregation / group / party of the Muslim community to fulfill God's call. Allah says;

"And there you have a people who invite to goodness (Islam), enjoin (to do) that ma'ruf and forbidding dishonor. And they who will prosper. "QS. Ali Imran {3}: 104.

Fulfilling the call of God, a group must meet the requirements must be met are: invited to Islam, told (do) the ma'ruf and forbidding dishonor (da'wah).

Therefore, people should have a board of Muslim thought (kiyanun Fikri) based Islamic faith. The Board in the form of Islamic ideological political party with a noble task in the form;

1. Education / building against those Muslim individual and collective. This task is no more effort to produce the ideas / foreign tsaqafah root in the minds of Muslim people is replaced by tsaqafah / Islamic ideas. The result of this construction will remove the damaged understanding of the sublime understanding, personal change to private islamic stir.

2. Upheavals of thought / ghozwuts tsaqafi; criticism and opposition to the rejected ideas (nationalism, democracy, human rights etc.)

3. Political struggle / kiffahus Siyasi; uncover malicious articles enemies of Islam and his minion-anteknya.

4. Reflection; criticize and correct the Muslim authorities do not implement Islamic laws

5. Request support from parties who have real power in the middle of missionary societies in an attempt to cover and intermediaries to gain the ascendancy.

Greatest ambitions of other groups not pledged to establish and perpetuate the life of Islam and the application of the laws of God in all aspects of life within the framework of khilafah Islamiyah. Jewish speed blocking efforts will also be balanced.

Khatimah

It is interesting and exciting race for the promise of Allah Muslims will ruin the Jewish people. Allah Almighty says;

".... When it was time penalty for (evil) second, (but we bring other people) to dampen your face, and to enter, as it has been entered for the first time, and to membinasakanhabis eyes out what they control." TQS Al Isra {17}: 7.

Confirmed the disappearance of the Jewish people pointed to the words of the Prophet;

"Not until the race will come Judgement Muslims fight the Jews. Then they will be attacked by the Muslims until the rocks and trees (able to) said, 'O Muslim, O slave of Allah, there is the Jew (hiding) behind me, come here and kill'. "HR Imam Muslim.

Allah knows best showab bus.

Check Reader;

    Al Quran Al Karim
    Al Wa'ie no 4.

- Conquering the World Jewish measures by the Abu Shalahuddin.

- Jews, God and History, translated in Bahasa Indonesia 'Design Jews or the Will of God. (Max I Dimont)

- The Lobby, Jewish Political Power and American Foreign Policy (Edward Tivnan.

- The Jews and Americans; Who dominated the Who? By Joseph Hanafi



Blessed be Allah, the creator of the global, the creator of all beings in the universe exists regardless of natural or supernatural. That is the Great Al Khalik very takruf and know that it has created.

The Jews are God's creation, then surely Allah is more knowledgeable about those of us who are ignorant of this. He has been enshrined very caring nature, behavior and characteristics of these Jews in the Holy Quran was revealed to the Prophet, our beloved prophet as a messenger and teaches Muslims to be more careful with people and the Jewish people. History from the time of the Prophet and also from the times of the previous prophets had proved the worst of this nation.


Let us investigate the origins and emergence of the Jewish people of Israel. Hamka translation of the word Israel in accordance with a honorary title bestowed upon the God of Jacob. In Hebrew il Allah, meaning Israel Amir mean fighter with God.

He has 12 children. His second son named Judah. Judah had too many children and forming the bulk of the tribes of Israel. The sons of Judah to grow as a nation and a religion called Judaism.

According to the book Al Mu'jam al Mufahras li al-Quran fazh writings of Muhammad Fuad Abdul Baqi, the Jews called 9 times in the Qur'an, Israel at 43 times and 13 times the children of Israel.

In the seerah and course of life the Prophet with his companions, there are several Jewish tribes mentioned. Among Children Quraizah, Bani Nadir and Bani Qainuqa.

Allah in the Qur'an describes the attitudes and characteristics of the Jewish people as well. Somehow very much. First as a warning to Muslims worldwide, will be hatred, and their motives are always working to destroy the Muslims. Secondly, as a warning to all mankind throughout the world to be more careful in dealing with them as the world of business because they are characteristic of the Jews who love cheating and twisting facts around.

From the invaluable treasures in this world, the Qur'an then this is the characteristic of the Jews:

(1) is to hate Muslims:

Great-great Jews realized that they are the chosen people; other non-human race. The advent of Islam that conveys the message that all men are equal except for those who fear and believe, regardless of the race wherever they come is a large obstacle to the achievement of the Jewish people's ambition to dominate the world and enslave other nations. Let us appreciate God's revelation of surah Al Maidah verse 82: "Surely you will find the greatest enemies of those who believe the Jews and the idolaters ... .."

To realize the ambition, they set up an organization of Freemasonry. 'Freemasonry International' aims to build on the ruins of the Jewish State Al Aqsa Mosque.

(2) The most widely asked.

Malay proverb says: "go astray if not asked." Asking is a learning process to obtain guidance and authorization in order to achieve a good purpose. For example, ask how to make the cake so that it more palatable. Unfortunately, attitudes have asked the Jewish people is so strange. Questions they seek to delay implementation of the commandment of God, as a mockery to the commands of Allah and the most important to not perform the commandments of God. They were a disobedient. Let us appreciate the story of the Jews by Moses in Surah Al-Baqarah from verses 67 to 71. At the end of verse 71 states "... .... Then they sacrificed and they almost did not execute the order" is the story of God's commandments to the children of Israel to slaughter the cow.

(3) People who like to fly in the face and the apostle.

Are we all Palestinian liberation activists even the United Nations believes that Israel and the Jewish people will obey all the commandments and warnings? Are we to believe that if the U.S. ally Israel ordered them to stop their siege of Gaza will follow? So the answer is the Qur'an in Surah Al Baqarah, verse 91 and 92. Moses ordered them to worship and obey the commandments, but they took the calf for worship them. While they dared to violate God's commandments and cabuli, much less human order.

(4) Change and distorting the obvious meaning of truth.

The following is a statement of their attitude in verse 75 of Surah Al-Baqarah. No wonder they are changing and distorting the obvious meaning of the facts about the attack on the ship Mavi Marmara. Has been proven since the days of Moses again, and the significantly on the Palestinian issue during the Oslo agreement. Similarly, the attitude of those who brushed olive farm belonging to destroy generations of Palestinians on the West Bank in 2009 on the grounds that you are signing the grant in the State of Israel has died and his heirs did not have jurisdiction over the land and it belongs to the country illegally.

By: Dr. Mohd Razali Kursiah.
(HALUANPalestin)

Isnin, 22 Ogos 2011

Pengembaraan Dan Pengalaman 
Di Rantau Orang
 Dari penulis
Manusia itu tak pernah diam dalam hidupnya, itulah manusia yang suka hidup sosial dengan kaedah-kaedah yang tersendiri pendek kata tak semua manusia sama tabiat dan akhlak satu sama yang lain. walaupun kejadian dan penciptaan yang sama dan sama keturunan. dalam kehidupan manusia sebenarnya unik dengan kerenah yang dipanggil budaya. Dalam kehidup manusia itu tersimpan satu konsep hiburan dan seni yang dibudayakan dengan ilmu. Lihat sahaja kerenah masyarakat sekeliling kita banyak menyimpan satu ikatan yang berbeza-beza melalui perasaan yang diselami dengan kemahuan, kehendak, keinginan dan pembentukkan. Bila saya melangkah ke hadapan untuk mencari bukti kejadian yang belum berlaku, saya suka memikirkan kerenah manusia dengan hidupannya dan kerjayanya - antaranya dapat membentuk suasana hiburan mengikut selera diri samaada ia kenangan manis dan kenangan pahit bergantung kepada seseorang menilai corak pengembaraan dan pengalaman hidupnya. Dengan ini, manusia itu mempunyai sejarah masing-masing - antara terkenal dengan dirinya yang banyak menerokai nilai hidup dan sebaliknya.

Untuk mencorak nilai hidup bukanlah mudah tanpa kesusahan - antara kegelisahan, kerisauan, ketakutan, keasingan, dipinggirkan dan dilupakan oleh masyarakat sekelilingnya. Biasanya manusia yang kuat azamnya adalah manusia yang suka mencipta dirinya dalam pencarian ilmu dan manusia yang suka mengembara. Saya melihat kebanyakan manusia yang ada dipersekitaranku. khasnya Daerah Semporna iaitu anak-anak muda suka mengembara namun mereka tidak mencatat pengembaraan itu malah anggap pengalaman dirantau orang adalah melepaskan diri tekanan hidup, jika saya fikirkan anak-anak mudah Daerah Semporna berjiwa besar ingin menjadi terhebat dalam pegangan hidup mereka. Teramat sayang kedudukan itu hanya berlalu ditepi jalan tanpa tujuan yang secara rasmi dan tidak rasmi maknannya disini - anak-anak muda Daerah Semporna masih memerlukan dorongan untuk menghargai diri dalam pengalaman hidup mereka di rantau orang mesti ada bukti boleh dibelajari dari mereka dalam catatan mereka dijadikan sebagai pedoman hidup dan ada sebahagian kecilnya hanya mampu membentuk diri dalam kelompok diri tanpa sebarang disedari. 

Inilah terbukti bila saya sendiri melakukan jalan yang sebenarnya untuk mencari nilai diri. Dalam keadaan seorang perantau sering mencatat hidup kadang-kadang teringat dan terlupa mencatat namun saya mampu mengungkap semua apa yang berlaku dalam arus perjalanan hidupku. Setelah saya, meninggalkan Semporna bertahun-tahun lamanya terasa asing bila saya berada ditanah orang - sentiasa mencatat dan seorang photo sering merakam halaman baru dan halaman lama, 'Amat seronok' melihat aktiviti manusia dan alam. 

Ciptaan Allah yang dianggap penghurai segala kehidupan dalam pelbagai segi dalam prinsip hidup untuk membentuk manusia. Disinilah saya melihat bagaimana membentuk diri dalam pembentuk yang bermula dengan kedalam diri dulu. Tak semua manusia berjaya mengenali dirinya hinggakan ia melepaskan dirinya dengan berseronok dengan kemajuan diri dengan kejayaan yang melengkap dirinya yang digunakan sebagai senjata, tetapi senjatan itu adalah kemewahan dunia hinggakan meninggirkan hukum aturcara Allah swt mereka anggap menyusahkan ataupun terikat, mereka berani berkata 'kita bebas' Allah swt tidak dapat buat apa-apa untuk kita. akhirnya manusia hidup dalam kekosongan dan tanpa pedoman mereka berlakon sebagai penjaga siang dan penjaga malam tetapi mereka gagal menguasai diri secara totalnya. Akhirnya sukar memikirkan apa harus saya buat.....kematian itu sentiasa menjemput manusia...untuk pulang ke sana.

Manusia yang tinggi akalnya adalah manusia suka mengembara dan memikirkan apa yang memberi kebenaran dalam pengembaraannya. Sepertimana saya lakukan sebelum mengembara saya sentiasa membaca al-Quran dan al-Hadis, supaya pengembaraanku itu seiring dengan maksud yang ada didalam al-Quran dan al-hadis dan supaya nafsu keinginanku itu sentiasa terkawal bukan mengikut kehendak ketentuan diriku. inilah zaman pengembaraanku yang amat penting untuk merakam yang sebenar-benar berlakunya - antara langit dan bumi.
manusia itu amat penting disisi Allah swt kerana itu manusia adalah makhluk ciptaan yang terbaiknya boleh menghubungkan tiga hubungan iaitu hubungan dengan Allah swt, hubungan manusia dan hubungan alam. 

Manusia harus mengerti tentang 'diri dan hidup' harus digerakan jangan dilemahkan seperti malas berfikir, terenung tiada berkesudahan, suka mengkungkung diri, prasangka buruk. Manusia harus dijalankan hidupnya dengan aturcara yang dengan membuka pemikiran yang cintakan keindahan, suka memandang hidupan alam secara bersungguh-sungguh antara langit dan bumi dan mendekati masyarakat yang amat memerlukan(orang-orang miskin). inilah perjalanan manusia ibarat pantai dan ombak sering mengulang-ulangi gerakan kicakan hinggakan ia mengeluarkan satu suara cukup panjang dalam penciptaan Allah swt. 

Keluarlah dari rumahmu kerana mencari ilmu kerana Allah swt :
Menuntut ilmu adalah satu keharusan bagi kita kaum muslimin. Banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan ilmu, para penuntut ilmu dan yang mengajarkannya.
Sebenarnya banyak ayat Al-Quran dan As-Sunnah yang memerintahkan kita agar menuntut ilmu dan kelebihan-kelebihan menuntut ilmu itu.

Maksud firman Allah s.w.t:
“Maka tanya oleh mu akan orang yang ahli zikri (orang yang alim) jikalau kamu tidak mengetahui”.
 
Maksud sabda Rasulullah s.w.w pula yang bermaksud :
“Sesungguhnya sesuatu bab daripada ilmu yang dipelajari oleh seorang lelaki terlebih baik baginya daripada dunia dan apa yang ada di dalamnya”

Di samping itu terdapat juga hadis-hadis yang menceritakan tentang fadhilat-fadhilat menuntut ilmu itu yang menjadi lebih baik daripada ibadah kita (ibadah sunat) sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah s.a.w ertinya :
“Demi Tuhan bahawa jika kamu pergi menuntut ilmu daripada sesuatu bab terlebih baik daripada kamu sembahyang seratus rakaat,”
Di samping itu, banyak hadis yang disabdakan oleh Rasulullah s.a.w tentang kematian bagi orang-orang yang sedang menuntut ilmu antaranya:
“Barangsiapa yang mati di dalam keadaan menuntut ilmu untuk menghidupkan agama Islam, maka dia berada di dalam Syurga kelak satu darjat dengan para nabi.”

Rasulullah s.a.w juga telah menggariskan beberapa peringkat kelebihan ilmu dengan sabda Baginda s.a.w,
“Sesungguhnya ilmu itu adalah umpama gedung dan anak kuncinya adalah pertanyaan.”
Empat jenis golongan yang diberikan pahala di dalam menuntut ilmu ini, iaitu :
    1. Golongan yang sukar bertanya akan sesuatu ilmu
    2. Golongan pengajar atau orang yang mengetahui sesuatu ilmu dan mengajar kepada orang lain
    3. Golongan yang yang mendengar orang yang mengajar ilmu
    4. Golongan orang yang suka dan kasih akan majlis ilmu.
Jika kita teliti kepada kepentingan ilmu seperti yang telah dijelaskan di atas, maka seharusnya bagi kita sebagai “Ummah Terbaik” mengambil kesempatan yang berharga di dalam kehidupan ini untuk merancakkan lagi pemburuan ilmu itu. Maka menuntut ilmu itu tidak mengira usia sama ada seseorang itu muda atau tua, lelaki atau perempuan semua digalakkan menuntut ilmu.

Sikap yang positif dan keyakinan diri adalah faktor yang penting untuk mencapai sesuatu tujuan. Faktor ini tidak terpisah bagi sesiapa yang ingin memahami agama yang dicintai ini. Bahkan ketahuilah bahawa sesiapa yang berusaha dengan ikhlas untuk tujuan ini, maka Allah akan membimbingnya, sebagaimana firman-Nya yang bermaksud:

“Dan orang-orang yang berusaha dengan bersungguh-sungguh kerana memenuhi kehendak agama Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami; dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah adalah berserta orang-orang yang berusaha membaiki amalannya.”
[al-Ankabut, ayat 69]

“Pimpinan” Allah boleh wujud dalam pelbagai bentuk, seperti dipertemukan dengan guru yang benar, ditunjuki kepada buku daripada penulis yang jujur, dipersahabatkan dengan orang-orang yang shalih, dibimbing kepada subjek-subjek yang mengikut tertib kepentingannya dan ditanam dalam dirinya akhlak yang mulia apabila berinteraksi dengan ilmu agama. Oleh itu janganlah merasa ragu-ragu atau rendah diri untuk berusaha memahami agama Islam. Yakinilah bahawa Allah akan memimpinnya selagi mana dia ikhlas dan bersungguh-sungguh.

Siapa kita berhubung, siapa kita berkawan, memiliki pengaruh yang besar kepada perwatakan diri kita sendiri. Rasulullah pernah mengingatkan, maksudnya:

“Sesungguhnya perumpamaan teman yang shalih dan teman yang buruk hanyalah seumpama pembawa minyak wangi dan peniup tungku api seorang tukang besi. Bagi pembawa minyak wangi, boleh jadi sama ada dia memberinya kepada kamu (minyak wangi) atau kamu membeli daripadanya (minyak wangi) atau kamu mendapat bau harum daripadanya. Bagi peniup tungku api seorang tukang besi, boleh jadi sama ada ia akan membakar pakaian kamu (kerana kesan tiupan api) atau kamu mendapat bau yang tidak sedap daripadanya (bau besi).”
 [Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya, hadis no: 2628].

Oleh itu sesiapa yang berusaha untuk memahami agama Islam hendaklah sentiasa berhubung dengan orang-orang yang perhubungannya sentiasa bersama ilmu. Mereka adalah orang-orang yang perhatiannya sentiasa kepada al-Qur’an dan al-Sunnah yang sahih, usahanya sentiasa kepada mengkaji kitab-kitab peninggalan para ulama’ dan pemikirannya sentiasa ke arah memperbaiki keadaan umat Islam dan menjaga kemurnian agama Islam.
Di antara mereka ialah para alim ulama’ dan guru-guru, maka hendaklah memuliakan mereka, mendengar nasihat mereka dan mengikuti jejak langkah mereka. Seandainya mereka berbuat salah, hendaklah menasihati mereka secara sopan dan tersembunyi, tidak secara kasar dan terbuka kepada orang ramai. Di antara mereka adalah orang-orang yang dalam proses memahami agama Islam, maka hendaklah menjadikan mereka sebagai sahabat karib, selalu meluangkan masa berkongsi ilmu, bertukar-tukar pendapat dan saling menasihati.